Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Bali Siap Gelar Ajang Olahraga Internasional di Destinasi Wisata Unggulan

Bali Siap Gelar Ajang Olahraga Internasional di Destinasi Wisata Unggulan

Pulau Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata budaya dan alam, tetapi juga mulai mengukuhkan diri sebagai pusat sport tourism di Indonesia. Tren wisata aktif yang kian diminati wisatawan domestik maupun mancanegara mendorong Bali menghadirkan berbagai event olahraga berskala besar, termasuk yang akan digelar dalam waktu dekat.

Fun Run 20.000 Peserta di Jatiluwih

Dalam rangka perayaan “Road to 100 Years of Bali Tourism”, Bali akan menggelar ajang lari santai (fun run) yang melibatkan hingga 20.000 peserta. Event ini akan berlangsung di kawasan Jatiluwih Rice Terraces, salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terkenal dengan lanskap sawah berterasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya promosi destinasi wisata berbasis keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal. Selain menghadirkan pengalaman olahraga, peserta juga diajak menikmati keindahan alam Bali yang autentik.

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies Bali, Putu Winastra, menjelaskan bahwa fun run ini akan menyediakan dua kategori jarak, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer, dengan titik start di area Jatiluwih.

Promosi Destinasi Secara Bergilir

Winastra menyebutkan bahwa konsep acara ini tidak hanya berhenti di satu lokasi.

“Tema kami adalah memulai perjalanan dari Jatiluwih. Ke depan, event ini akan digelar secara bergilir di setiap kabupaten di Bali sebagai upaya memperluas promosi destinasi,” ujarnya.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata Bali memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

“Pariwisata Bali menyumbang sekitar 53 persen terhadap pendapatan pariwisata nasional dan 45 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara,” kata Koster.

Bali Kian Kuat sebagai Destinasi Sport Tourism

Perkembangan sport tourism di Bali terlihat semakin pesat, baik dari sisi penyelenggaraan event maupun ketersediaan fasilitas olahraga. Kawasan seperti Canggu, misalnya, dikenal memiliki banyak pusat kebugaran, studio yoga, hingga fasilitas olahraga modern yang menarik minat wisatawan aktif.

Tren ini sejalan dengan perubahan preferensi wisata, di mana pelancong kini lebih memilih pengalaman liburan yang sehat dan aktif, termasuk olahraga, kebugaran, dan wellness.

Red Bull Cliff Diving Hadir di Nusa Penida

Selain fun run, Bali juga akan menjadi tuan rumah ajang internasional bergengsi, Red Bull Cliff Diving World Series, yang dijadwalkan berlangsung pada 20–23 Mei di Nusa Penida.

Kompetisi ini akan menghadirkan 12 atlet pria dan 12 atlet wanita yang akan melakukan loncatan dari ketinggian ekstrem di lokasi ikonik seperti Kelingking Beach dan air terjun Kroya.

Pihak penyelenggara menyebut Bali sebagai lokasi baru yang spektakuler untuk pembuka musim kompetisi tahun ini.

“Untuk event pertama tahun ini, kami menuju lokasi baru di Bali. Dengan titik loncat unik dari pohon di Air Terjun Kroya hingga final di Pantai Kelingking, ini akan menjadi pembuka musim yang tak terlupakan,” demikian pernyataan resmi Red Bull.

Aksi Ekstrem Kelas Dunia

Dalam kompetisi ini, atlet akan melompat dari ketinggian 27 meter untuk kategori pria dan 21 meter untuk wanita. Mereka menampilkan gerakan akrobatik kompleks yang dinilai berdasarkan teknik, bentuk, dan cara masuk ke air oleh panel juri profesional.

Di akhir musim, atlet dengan skor tertinggi akan dinobatkan sebagai juara dunia dan menerima trofi King Kahekili serta hadiah utama.

Penutup

Dengan rangkaian event olahraga berskala nasional hingga internasional, Bali semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism unggulan. Kombinasi antara keindahan alam, budaya, dan fasilitas modern menjadikan Bali tidak hanya tempat berlibur, tetapi juga panggung bagi berbagai ajang olahraga kelas dunia yang berkelanjutan.