70% Aplikasi di Smartphone Membagikan data Anda Dengan Layanan Pihak Ketiga

Sebuah studi mengatakan bahwa Aplikasi yang terdapat di smartphone membagikan data pribadi penggunanya kepada layanan pihak ketiga seperti perusahaan pelacakan

Bejagadget.com – Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan bahwa 70 persen aplikasi yang terdapat di smartphone membagikan data pribadi penggunanya kepada layanan pihak ketiga seperti perusahaan pelacak Google Analytics, API Grafik Facebook atau Crashlytics.

Para periset dari IMDEA Networks Institute Spanyol mengembangkan sebuah aplikasi buatan mereka yang disebut Lumen Privacy Monitor. Ini adalah sebuah aplikasi yang dapat menganalisis serta melaporkan aplikasi dan layanan online yang secara aktif mengumpulkan data pribadi. Di aplilasi ini, pengguna dapat melihat aplikasi yang terinstal, informasi yang dikumpulkan secara real time, dan dengan siapa mereka berbagi data ini.

Dalam sebuah pernyataan, periset tersebut mengatakan bahwa mereka mencoba untuk menunjukkan rincian perilaku tersembunyi pada sebuah aplikasi dengan cara yang mudah dimengerti. Sementara itu, sebelum melakukan riset, para peneliti sebelumnya juga bertanya kepada pengguna apakah mereka akan mengizinkan mereka untuk mengumpulkan beberapa data tentang apa yang dilakukan oleh aplikasi Lumen Privacy Monitor, namun itu tidak termasuk dengan data pribadi atau data yang terbilang sensitif terhadap privasi.

Dengan akses unik terhadap data ini, memungkinkan para peneliti untuk mempelajari bagaimana aplikasi mobile yang banyak tersedia itu mengumpulkan data pribadi penggunanya dan dengan siapa mereka berbagi data penggunanyan itu. Sejak Oktober 2015, para periset itu telah menganalisis lebih dari 5.000 aplikasi.

Dalam penelitiannya, mereka menemukan sekitar 598 situs yang tersebar di internet cenderung melacak pengguna untuk tujuan periklanan, termasuk layanan media sosial seperti Facebook, perusahaan internet seperti Google, Yahoo, dan juga perusahaan pemasaran online yang berada di bawah payung penyedia layanan internet seperti Verizon Wireless.

Temuan tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen aplikasi setidaknya terhubung ke satu pelacak, dan 15 persen di antaranya terhubung ke lima bahkan lebih pelacak. Sementara itu, mereka juga mengatakan bahwa sebagian aplikasi tracker juga teridentifikasi melacak penggunanya melalui situs web.

Sebuah aplikasi biasanya mendapatkan informasi pribadi pengguna ketika si pengguna tersebut sedang memasang aplikasi baru di perangkatnya. Aplikasi tersebut biasanya akan meminta izin kepada penggunanya sebelum bisa mengakses informasi pribadi.

Nantinya beberapa informasi yang dikumpulkan oleh aplikasi itu diperlukan oleh si pembuat aplilasi supaya aplikasinya itu dapat bekerja dengan semestinya. Namun begitu sebuah aplikasi telah memiliki izin untuk mengumpulkan informasi tersebut, ia dapat membagikan datanya itu kepada siapa pun yang diinginkan pengembang atau pembuat aplikasi, dan membiarkan perusahaan pihak ketiga itu untuk melacak lokasi, aktifitas, dan yang lainnya.

 

source: gadget2.in

Baca Juga