Adobe Flash Akan Berakhir Hingga Tahun 2020

Adobe Flash, salah satu elemen buatan Adobe yang paling kontroversial di web diberitakan akan dihapus pada tahun 2020.

Bejagadget.com – Adobe Flash, salah satu elemen buatan Adobe yang paling kontroversial di web diberitakan akan dihapus pada tahun 2020. Dalam keterangannya, Adobe mengatakan bahwa sekarang ini sudah cukup banyak kemajuan yang telah dicapai dalam standar web terbuka seperti HTML5, sehingga sudah waktunya untuk menghapus Flash.

“Pada akhir tahun 2020, kami yakin bahwa semua kemampuan dan standar media yang dibutuhkan ini akan digunakan secara luas dan tersedia secara native untuk pelanggan di dalam browser.” ucap perusahaan tersebut dalam sebuah posting blog.

Jika nantinya memang benar Adobe Flash Player akan “disuntik mati” pada tahun 2020, maka hal tersebut akan menjadi efek yang dramatis bagi situs yang mengandalkan Adobe flash seperti Newgrounds yang berevolusi menjadi repositori untuk konten Flash-authored.

Bagi kebanyakan orang, Flash dianggap hanya terlihat setidaknya sebagai gangguan, dan paling buruk merupakan risiko keamanan yang serius. Eksploitasi berbasis Flash telah beredar bertahun-tahun. Bahkan Steve Jobs melarang Flash di perangkat iPhone. Pendiri Apple tersebut juga mengatakan bahwa Adobe Flash dapat membahayakan masa pakai baterai dan berisiko pada keamanan.

Sebagai contoh, pada tahun 2015 misalnya, para hacker berhasil memanfaatkan Flash sebagai peluang untuk menginfeksi komputer dengan malware. Sebagai tanggapan kejadian itu, Browser seperti Mozilla Firefox harus memblokir Flash secara default sampai akhirnya Adobe mengeluarkan sebuah patch.

Seiring waktu, para pembuat browser mulai memblokir Flash secara default atau setidaknya meminta pengguna terlebih dahulu untuk mengaktifkan fitur yang dikenal sebagai “Click to run”. Saat ini, beberapa situs juga perlu meminta izin pengguna untuk menjalankan Flash di Google Chrome ataupun di Microsoft Edge.

 

Artikel Terkait