Google Umumkan Fitur Password Checkup Untuk Melindungi Pengguna Dari Pencurian Data

Google telah merilis ekstensi baru yang disebut Password Checkup. Seperti namanya, ekstensi ini dibuat untuk membantu menjaga Akun Google pengguna tetap aman dengan secara proaktif mendeteksi dan menanggapi ancaman keamanan

Bejagadget.com – Dalam langkah membawa Internet yang lebih aman, Google telah meluncurkan beberapa fitur baru di browser Chrome miliknya yang bertujuan untuk menjaga keamanan data pengguna ketika saat berselancar di dunia maya.

Raksasa pencarian yang bermarkas di Mountain View, California, Amerika itu telah merilis ekstensi Chrome baru yang disebut “Password Checkup.” Seperti namanya, ekstensi ini dibuat untuk membantu menjaga Akun Google pengguna tetap aman dengan secara proaktif mendeteksi dan menanggapi ancaman keamanan.

Password Checkup dapat mengurangi risiko pengguna dari peretasan dengan secara otomatis menyetel ulang kata sandi jika kata sandi si pengguna diduga telah terekspos dalam pelanggaran data pihak ketiga

Tidak hanya itu, Password Checkup juda dapat memeriksa kata sandi dengan mendeteksi apakah kombinasi nama pengguna dan kata sandi tidak aman untuk digunakan secara online.

Ketka ekstensi Password Checkup dipasang di Chrome, itu akan secara otomatis memperingatkan pengguna dan menyarankan perubahan kata sandi setiap kali mendeteksi bahwa kombinasi nama pengguna dan kata sandi sudah banyak digunakan.

“Jika kami mendeteksi bahwa nama pengguna dan kata sandi di situs yang Anda gunakan adalah salah satu dari lebih dari 4 miliar kredensial yang kami tahu telah dikompromikan, ekstensi akan memicu peringatan otomatis dan menyarankan Anda mengubah kata sandi Anda,” kata perusahaan dalam postingan di blognya.

Dalam laporannya, Google mengatakan bahwa langkah keamanan ini dapat mengurangi risiko akun diretas yang biasanya terjadi di para pengguna. Lebih lanjut, mereka menambahkan bahwa ekstensi tersebut dibuat untuk memastikan bahwa tidak ada seorang pun, termasuk Google dapat mempelajari detail akun pengguna.

Ini bekerja dengan bantuan teknik perlindungan privasi yang dikembangkan dengan bantuan peneliti kriptografi di Google dan Stanford University. Sementara ekstensi adalah versi pertama, Google berencana untuk memperbaikinya lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Berbicara tentang perlindungan kata sandi, Google bukanlah yang pertama menyediakan fitur semacam ini. Pada tahun lalu, Mozilla juga memperkenalkan alat yang hampir sama bernama Firefox Monitor yang menggunakan basis data alamat email “Have I Been Pwned” yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa apakah salah satu akun pengguna telah disusupi.

Selain Password Checkup, Google juga merilis fitur baru bernama Cross Account Protection yang dapat membantu pengguna dengan cepat kembali ke tempat yang aman ketika diduga mendeteksi jika ada penyusup yang dapat menemukan jalan ke Akun Google miliknya.

Artikel Terkait