Ikuti Google Chrome, Browser Mozilla Terbaru Akan Dilengkapi Teknologi Virtual Reality

Nantinya virtual reality berbasis web di browser Mozilla terbaru itu akan tersedia untuk semua pengguna Windows yang telah memiliki headset HTC Vive atau Oculus Rift.

Bejagadget.com – mozilla dalam waktu dekat ini akan segera meluncur Browser mozilla versi terbarunya yang disebut Firefox 55 pada tanggal 8 Agustus nanti. Mengikuti jejak browser pesaingnya yakni Google Chrome, versi terbaru dari mozilla dikabarkan akan dilengkapi oleh teknologi virtual reality berbasis web.

Nantinya virtual reality berbasis web di browser Mozilla terbaru itu akan tersedia untuk semua pengguna Windows yang telah memiliki headset HTC Vive atau Oculus Rift. Ini adalah sesuatu yang telah diupayakan Mozilla untuk sementara, menggunakan standar yang disebut WebVR yang memungkinkan browser menjalankan pengalaman realitas virtual.

Fitur ini sebenarnya sudah tersedia di Firefox Nightly, salah satu versi pra-rilis dari browser Mozilla. Namun sayangnya ini hanya memiliki ketersediaan yang sangat terbatas dan hanya tersedia di Servo, sebuah mesin browser buat pengembang perorangan yang disponsori langsung oleh Mozilla.

Meski mozilla akan melengkapi teknologi Virtual Reality pada browsernya, namun sepertinya mereka cukup tertinggal dari pesaingnya seperti Google Chrome atau Browser Edge milik Microsoft yang sudah menggunakan teknologi tersebut jauh-jauh hari.

Berbicara Google Chrome, Browser milik Google itu telah menambahkan teknologi Virtual Reality berbasis web pada bulan Februari lalu. Dan saat ini mereka merupakan browser yang paling mudah diakses untuk platform Virtual Reality. Di Browser Chrome, pengguna bisa menggunakan konten VR pada HTC Vive, Oculus Rift, Google Cardboard, serta Google Daydream.

Sementara itu, tidak hanya dilengkapi oleh teknologi virtual reality berbasis web saja yang akan hadir di mozilla Firefox 55, tapi juga akan menyertakan sebuah alat baru yang disebut Firefox Screenshots. Meski saat ini masih dalam pengujian beta, nantinya fitur tersebut akan secara otomatis menyimpan tangkapan layar ke cloud dan kemudian diteruskan ke clipboard.

Nantinya screenshot itu akan otomatis terhapus dalam dua minggu, namun pengguna bisa mengatur secara manual supaya bertahan lebih lama.

Baca Juga