Ini Tanggapan Xiaomi Mengenai Adanya Iklan Pada Menu Pengaturan di ponselnya

Iklan yang ada di perangkat Xiaomi akhir-akhir ini semakin meningkat, bahkan ia muncul di aplikasi musik dan di menu pengaturan

Bejagadget.com – Xiaomi adalah salah satu vendor smartphone yang bisa dikatakan memiliki pertumbuhan yang cepat jika dibandingkan dengan pabrikan smartphone lain. Harga murah adalah salah satu “senjata” yang membuat merek smartphone asal China ini begitu diminati, termasuk di Tanah Air.

Rencana bisnis Xiaomi tidak dibangun untuk menghasilkan keuntungan dari penjualan perangkat keras. Bahkan mereka telah mengungkapkan bahwa marjin laba bersih perangkat keras yang dimilikinya tidak akan melebihi 5%.

Lalu dari mana perusahaan mendapatkan keuntungan lebih? salah satu sumber pendapatan lain Xiaomi adalah dari iklan. Jika Anda memiliki smartphone Xiaomi terutama yang berjalan di MIUI, mungkin Anda sering melihat iklan di perangkat yang Anda miliki.

Namun akhir-akhir ini frekuensi iklan di perangkat Xiaomi semakin meningkat, bahkan para pengguna Reddit baru-baru ini memposting kekecewaan mereka dengan meningkatnya frekuensi iklan yang muncul di aplikasi MIUI Xiaomi, termasuk aplikasi musik dan bahkan pada menu pengaturan.

Orang-orang di The Verge telah menghubungi Xiaomi untuk konfirmasi mengenai masalah ini, dan Xiaomi menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka memang melayani iklan di perangkatnya. Lebih lanjut, Xiaomi menambahkan bahwa iklan yang muncul hanya berada di smartphone Xiaomi yang menjalankan MIUI berdasarkan OS Android dan bukan di ponsel Android One miliknya.

“Iklan telah dan akan terus menjadi bagian integral dari layanan Internet Xiaomi yang merupakan komponen kunci dari model bisnis perusahaan,” kata Xiaomi seperti yang kami kutip dari laman The Verge.

“Kami akan menjunjung pengalaman pengguna dengan menawarkan opsi untuk mematikan iklan dan dengan terus meningkatkan pendekatan kami terhadap periklanan, termasuk menyesuaikan di mana dan kapan iklan muncul. Filosofi kami adalah bahwa iklan harus tidak mengganggu, dan pengguna selalu memiliki pilihan untuk menerima lebih sedikit rekomendasi,” tambah perusahaan itu.

Dengan sikap perusahaan yang memperlakukan iklan di perangkatnya sebenarnya tidak bisa disalahkan, karena itu merupakan bagian penting dari operasi bisnisnya. Namun demikian, ini bisa menjadi bumerang bagi Xiaomi jika mereka gagal memenuhi tujuan iklan “tidak mengganggu”.

Xiaomi sendiri bukan satu-satunya merek smartphone yang menghadirkan iklan di perangkatnya. Beberapa vendor termasuk Samsung juga melakukan hal yang sama.

Source The Verge

Artikel Terkait