Oak OS Bisa Jadi Sistem operasi Huawei Yang Akan Datang

Oak OS bisa jadi nama dari Sistem Operasi baru milik Huawei sebagai penggati OS Android Google di jajaran ponsel pintarnya yang akan datang dan diharapkan tiba pada bulan Agustus atau September tahun ini

Bejagadget.com – Huawei sekarang ini sedang mengalami masa sulit setelah pemerintah AS memasukannya ke daftar entitas perusahaan China yang dianggap memiliki resiko keamanan.

Hal ini membuat para perusahaan asal AS harus menangguhkan bisnisnya dengan Huawei. Termasuk salah satunya adalah Google yang telah menangguhkan lisensi Android Ke Huawei.

Kendati larangan oleh pemerintah AS ke Huawei untuk sementara dihentikan selama 90 hari kedepan, namun bagaimanapun Huawei harus mencari solusi baru jika larangan itu kembali berlanjut.

Sebelumnya ada laporan jika Huawei sedang bekerja pada sistem Operasi berbasis Android buatannya sendiri. Bahkan itu telah dikonfirmasi langsung oleh Huawei.

Kabar yang beredar mengungkapkan jika Sistem Operasi dari Huawei itu akan disebut “HongMeng OS” untuk China. Sementara untuk versi global, itu bisa berujung ke nama “Oak OS”.

Hal itu diungkap oleh GlobalTimes dalam tweet di Twitter baru-baru ini. Di mana saat ini Huawei sedang menguji sistem operasi miliknya itu dan diharapkan tiba pada bulan Agustus atau September.

Ini menghapus semua spekulasi nama OS Huawei yang sebelumnya diklaim akan disebut sebagai Ark OS yang sebelumnya muncul dalam paten aplikasi merek dagang di EUIPO bersama beberapa nama lain, seperti “Huawei Ark OS”, “Huawei Ark”, “Ark”, dan “Ark OS”.

Terlepas dari nama Oak OS, hadirnya Sistem Operasi Huawei sendiri banyak mendapatkan pertentangan. Mengutip laporan Financial Times, Google telah memperingatkan pemerintah AS tentang potensi keamanan yang akan timbul dari larangan terhadap Huawei saat ini.

Salah satu sumber Financial Times melaporkan jika Huawei akan meluncurkan sistem Android sendiri berdasarkan Android Open Source Project dan itu akan kurang aman daripada versi Google dan mungkin memiliki lebih banyak bug di dalamnya yang pada gilirannya membuat ponsel Huawei lebih beresiko mudah diretas.

Via Android Authority
Artikel Terkait