Mengabarkan Berita Seputar Gadget dan Teknologi Terkini

Opera Browser Developer Versi 49 Hadirkan Dukungan Virtual Reality 360

Opera browser Developer versi 49 hadir dengan fitur VR 360 player yang jika diaktifkan akan secara otomatis mendeteksi headset Virtual Reality yang terpasang. Ketika pengguna melihat saluran video, sebuah tombol yang terletak di sebelah tombol pop-up video Opera bertuliskan “Watch in VR” akan muncul, dan penggunapun dapat menikmatinya.

Bejagadget.com – Opera Software dikabarkan telah menambahkan dukungan untuk konten virtual reality 360 derajat di browser Developer versi 49 mereka. Update Developer baru ini hadir dengan pemutar VR 360 built-in untuk headset seperti Oculus Rift, HTC Vive, atau perangkat lainnya yang kompatibel dengan OpenVR.

Versi terbaru Opera browser Developer hadir dengan fitur VR 360 player yang jika diaktifkan akan secara otomatis mendeteksi headset Virtual Reality yang terpasang. Ketika pengguna melihat saluran video, sebuah tombol yang terletak di sebelah tombol pop-up video Opera bertuliskan “Watch in VR” akan muncul, dan penggunapun dapat menikmatinya. Tidak hanya video 360 derajat, Opera Browser Developer Versi 49 juga mendukung video standar, yaitu format 2D atau 180 derajat.

Dalam keterangannya, perusahaan tersebut mengatakan, “dengan pesatnya pertumbuhan VR 360 baik itu video atau WebVR, akan menghadirkan revolusi yang menarik untuk konten VR di web. Namun, dengan dukungan Software yang masih terbatas, akan sangat sulit bagi pemilik headset Virtual Reality untuk dengan mudah menikmati konten 360 derajat baik itu di Youtube, Facebook, ataupun portal video lainnya.”

Meski dukungan untuk konten virtual reality 360 derajat telah ada, sayangnya untuk konten yang didukungnya masih jauh dan belum bisa di harapkan. Selain itu, memasangkan headset juga menjadi proses yang tidak praktis. Namun meski begitu, Opera akan terus mencoba memperbaikinya dengan update Opera browser Developer barunya nanti.

Untuk saat ini, bagi pengguna yang ingin menikmati konten 360 derajat di Opera Browser Developer, mereka harus menggunakan solusi yang cukup rumit. Dimana mereka harus mengunduh video terlebih dahulu, kumudian keluar dari browser untuk meluncurkan video tersebut melalui aplikasi pihak ketiga secara terpisah.

Terlepas dari itu, Opera sepertinya akan memulai memusatkan perhatian untuk menciptakan dukungan terhadap konten Virtual Reality yang memungkinkan pengguna dapat menonton video virtual reality, dan video 2D standar melalui headset VR mereka secara langsung ke dalam Opera browser.

 

Berita Terkait