Pendiri Lab Kaspersky Akan Buat Smartphone Anti Mata-Mata Bernama TaigaPhone

Smartphone anti mata-mata bernama TaigaPhone ini dibuat untuk melindungi data sensitif warga dan pemerintahan Rusia agar tidak bocor ke server AS. Pasalnya, perusahaan AS seperti Google dan Facebook diduga telah menggunakan aplikasinya untuk mengumpulkan data pengguna.

Bejagadget.com – Pendiri Kaspersky Lab, Natalya Kaspersky dikabarkan sedang mengerjakan sebuah smartphone bernama TaigaPhone yang akan mencegah Aplikasi seperti Facebook dan Google untuk memata-matai penggunanya. Smartphone ini akan dirancang oleh Grup InfoWatch, salah satu perusahaan berbasis di Moskow, Rusia.

Natalya, yang juga merupakan Presiden Grup InfoWatch mengatakan bahwa sebagian besar aplikasi yang ada di smartphone dapat mengumpulkan data tertentu pada pengguna dan mengirimkannya ke server luar. Dia juga menambahkan, “ketika pengguna menggunakan smartphone pribadi di tempat kerja, email perusahaan, dokumen, hingga foto terkait pekerjaan mereka dengan sengaja atau tidak sengaja dapat dibagi dengan pihak ketiga.”

Smartphone anti mata-mata bernama TaigaPhone akan menjalankan firmware berbasis Android yang memungkinkan pengguna untuk memantau dan mengontrol data yang akan mereka berikan kepada aplikasi. Selain itu, IT di perusahaan-perusahaan juga dapat mengendalikan aplikasi apa yang akan terpasang pada perangkat dan konten apa yang dapat diakses atau dibagikan oleh pengguna.

Rencananya, Grup InfoWatch akan segera memproduksi 50.000 unit smartphone TaigaPhone di China. Ponsel tersebut akan pertama kali tersedia bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan instalasi-instalasi pemerintah Rusia. Selain itu, negara seperti Malaysia dan Uni Emirat Arab juga kabarnya siap menjadi pangsa pasar untuk smartphone tersebut.

Di Rusia sendiri, smartphone ini menghabiskan biaya sekitar 15.000 rubel atau sekitar Rp 260. TaigaPhone telah mencapai tahap akhir produksinya. Ini adalah ponsel dual-SIM yang memiliki layar 5 inci dan dilengkapi dual kamera. Sayangnya tidak banyak yang diketahui tentang spesifikasi apa yang akan dimiliki ponsel ini.

Dibalik pembuatan smartphone TaigaPhone adalah untuk melindungi data sensitif warga dan pemerintahan negara Rusia agar tidak bocor ke server AS. Pasalnya, InfoWatch mengklaim bahwa perusahaan AS seperti Google dan Facebook diduga telah menggunakan aplikasinya untuk mengumpulkan data pengguna.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump baru-baru ini telah melarang penggunaan antivirus Kaspersky di negara tersebut, alasannya karena perusahaan tersebut diduga memiliki hubungan dengan pemerintah Rusia. Administrasi Trump juga telah mengarahkan badan pemerintah AS untuk menghapus semua produk dari Lab Kaspersky dari jaringan mereka.

Dilain pihak, Presiden Rusia Vladimir Putin berusaha mengurangi ketergantungan negaranya pada perusahaan berbasis AS seperti Microsoft Corp dan International Business Machines (IBM).

Source bloomberg
Baca Juga