Qualcomm Resmi Memperkenalkan Sensor sidik jari 3D Ultrasonic Pertamanya

Tidak seperti sebagian besar sensor sidik jari di-layar yang ada di pasar saat ini, sensor 3D Ultrasonic Qualcomm memiliki kemampuan membaca sidik jari pengguna dengan berbagai kondisi, seperti jari basah atau jari yang berminyak

Bejagadget.com – Seperti yang kita tahu, hampir semua pabrikan ponsel pintar kini telah beralih dalam sistim keamanan perangkatnya, dari asalnya sensor sidik jari tradisional ke sensor sidik jari di-layar.

Tentu saja, mau tak mau para penyumplai perangkat keras harus mengikuti tren ini, tak terkecuali Qualcomm. Dimana selain meluncurkan chipset unggulan barunya bernama Snapdragon 855, mereka juga mengumumkan sensor sidik jari 3D Ultrasonic in-display pertamanya.

Bermitra dengan Katouzian, Qualcomm menargetkan sensor sidik jari barunya itu untuk ponsel premium yang menginginkan teknologi pembuka kunci yang lebih canggih. Sensor sidik jari 3D Ultrasonic ini bisa dikatakan cukup mahal, mengingat kemampuannya yang dapat bekerja di lingkungan yang berbeda.

Tidak seperti sebagian besar sensor sidik jari di-layar yang ada di pasar saat ini, sensor 3D Ultrasonic Qualcomm memiliki kemampuan membaca sidik jari pengguna dengan berbagai kondisi, seperti jari basah atau jari yang berminyak.

Hal itu dikarenakan sensor 3D Ultrasonic mengandalkan gelombang suara untuk membuatnya bekerja. Tidak seperti kebanyakan sensor sidik jari di-layar yang saat ini mengandalkan sensor optik untuk memuntahkan cahaya ke layar untuk membaca sidik jari. Dimana itu tidak akan berfungsi secara akurat ketika dihadapkan dalam kondisi jari basah.

Sementara pada sensor sidik jari Ultrasonik 3D baru, ia akan bekerja dengan bantuan gelombang suara untuk pemetaan sidik jari. Nantinya, pengguna dapat menempatkan jari pada area yang lebih luas dari layar untuk mendapatkan autentikasi.

“Ini adalah satu-satunya solusi seluler yang dapat secara akurat mendeteksi sidik jari melalui banyak kontaminan. Selain itu, teknologi ini memungkinkan faktor bentuk yang ramping dan mutakhir serta membedakan dirinya dari alternatif dengan tingkat keamanan dan akurasi yang lebih tinggi,” kata Qualcomm.

Untuk saat ini, belum diketahui kapan teknologi sensor sidik jari 3D Ultrasonic ini akan hadir, dan pembuat smartphone mana yang bakal menjadi yang pertama membawanya. Namun rumor yang beredar sebelumnya mengungkapkan jika Samsung akan membawanya ke salah satu seri Galaxy S10 barunya nanti.

Artikel Terkait