Realme Berpisah Dari OPPO Untuk Menjadi Merek Smartphone Baru

Sky Li, yang mana adalah wakil Presiden OPPO telah mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri dari jabatannya untuk mengambil alih kendali sebagai CEO merek Realme

Bejagadget.com – Pada bulan Mei tahun ini, OPPO meresmikan sub-merek barunya yang disebut Realme. Saat ini sub-merek tersebut telah meluncurkan smartphone pertamanya yaitu Realme 1. Tapi, sepertinya itu adalah satu-satunya smartphone Realme yang dibuat dibawah nama OPPO.

Pasalnya, sub-merek itu sekarang telah berpisah dari OPPO dan akan menjadi merek smartphone baru. Sky Li, yang mana adalah wakil Presiden OPPO telah mengumumkan bahwa dia mengundurkan diri dari jabatannya untuk mengambil alih kendali sebagai CEO merek Realme.

Sky Li mengatakan dalam suratnya bahwa ide memisahkan diri dari OPPO telah muncul pada akhir tahun lalu. Dalam surat ini, Li melanjutkan dengan mengatakan, “Sebelum meninggalkan OPPO secara resmi, saya bertanggung jawab atas pasar luar negeri OPPO selama beberapa tahun terakhir,” kata Li.

“Tanggapan yang luar biasa dan kepercayaan dari generasi muda adalah sesuatu yang mendorong saya untuk meluncurkan merek baru, Realme,” tambah Li dalam isi suratnya yang dijujukan kepada karyawan merek Realme baru.

Baca Juga: Spesifikasi OPPO F9 Pro Terungkap, Akan Hadir Dengan Layar 6,3 inci dan Chip Helio P60

Sky Li meninggalkan OPPO demi membuat merek smartphone baru sebenarnya mirip dengan apa yang dilakukan Peter Lau ketika dia memutuskan untuk meninggalkan OPPO dan membuat merek smartphone baru yang sekarang kita kenal dengan OnePlus.

Sejauh ini belum diketahui apa yang akan dilakukan Sky Li pada Realme. Apakah ia akan membuat smartphone yang menargetkan segmen unggulan seperti OnePlus, atau tetap bermain di segmen pasar mid-range.

Menurut laporan, Li berencana untuk mengadopsi “pendekatan India-pertama” dalam upaya untuk mendapatkan konsumen lebih banyak lagi di negara tersebut. Sebagai bagian dari itu, merek Realme akan meluncurkan semua perangkat barunya di India terlebih dahulu sebelum memperkenalkannya ke pasar global.

Source IndiaTimes