Saingi AMD, Intel Luncurkan Chip Xeon Scalable Processor Terbaru Untuk Data Center

Intel telah mengumumkan jajaran mikroprosesor baru untuk data center bernama Chip Xeon Scalable Processor terbaru yang memberikan dukungan yang jauh lebih besar daripada AMD dalam hal aplikasi komputasi untuk generasi mendatang.

Bejagadget.com – Dalam upaya bersaing dengan AMD yang baru saja meluncurkan prosesor data center generasi terbarunya, Intel dikabarkan telah mengumumkan jajaran mikroprosesor barunya untuk data center. Dinamai Xeon Scalable Processor terbaru, chip generasi terbaru ini memberikan dukungan yang jauh lebih besar terhadap aplikasi komputasi untuk generasi mendatang.

Dalam sebuah wawancaranya, wakil presiden kelompok produk intelijen buatan Intel, Naveen Rao, mengatakan jika Chip Xeon Scalable Processor terbarunya ini menghadirkan dukungan yang jauh lebih besar dibandingkan AMD dalam hal aplikasi komputasi generasi mendatang. seperti contohnya adalah telah mendukung kecerdasan buatan (AI).

Nantinya, Chip Xeon Scalable Processor terbaru dari Intel ini akan ditujukan untuk perusahaan-perusahaan yang mengoperasikan pusat data dengan ribuan komputer, seperti Google Alphabet’s, Microsoft Corp, Amazon.com Inc dan yang lainnya.

Platform Google Cloud adalah yang pertama yang mengadopsi pusat datanya pada prosesor Intel baru ini. Paul Nash, manajer proyek untuk Google Compute Engine, menyebut kesepakatan tersebut untuk memperluasan dan juga memperdalam kemitraan Google dengan Intel.

Dengan menghadirkan Chip Xeon Scalable Processor terbaru, Intel akan bersaing dengan AMD yang baru saja meluncurkan prosesor data center generasi terbaru mereka. Tidak hanya AMD, Intel juga sepertinya akan bersaing dengan beberapa perusahaan Internet lainnya yang juga telah melakukan lebih banyak rancangan perangkat keras mereka sendiri dan bereksperimen dengan chip berdasarkan teknologi dari ARM Holdings dan yang lainnya. Persaingan ini akan mendorong Intel untuk menjaga agar harga tetap sesuai.

Seorang analis di Gartner, bernama Martin Reynolds, mengatakan bahwa prosesor Intel yang baru merupakan langkah maju dari generasi sebelumnya dengan efisiensi daya yang lebih baik, peningkatan pada beban kerja kecerdasan buatan dan penyimpanan yang lebih maju. Beliau juga mencatat bahwa risiko terbesar untuk Intel mungkin bergantung pada jumlah operator data center yang relatif kecil.

Baca Juga