Mengabarkan Berita Seputar Gadget dan Teknologi Terkini

Siapkah Kita Membuang Jack Audio 3.5mm Untuk Selamanya?

Banyak pabrikan ponsel mulai membuang Jack Audio 3.5mm di Perangkat andalannya tapi pengguna yang memilih ponsel entry-level masih memerlukan headphone Jack Audio, dan smartphone di segmen itu sepertinya tidak akan membuangnya dalam waktu dekat.

Bejagadget.com – Sudah menjadi fakta jika headphone Jack Audio 3.5mm adalah jalan yang menudahkan Kita untuk menghubungkan sepasang headphone ke ponsel, PC, pemutar audio pribadi atau tablet selama bertahun-tahun. Ini memang telah membawa bentuk standarisasi yang sejauh ini telah dibuat oleh para pabrikan yang bermain di industri audio yang membiarkan sesuatu bekerja dengan praktis.

Anda tidak harus berpikir terlalu banyak untuk memastikan kompatibilitas atau berada dalam keraguan ketika membeli alat ini. Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan dengan harga yang Anda inginkan, dan kemudian Anda pasang.

Jack headphone 3.5mm mewakili netralitas. tingkat lapangan bermain dan dukungan universal di mana produsen perangkat keras tidak mendapatkan keuntungan dari mempromosikan merek, teknologi, atau port konektor tertentu. Melakukan hal itu adalah mengambil pilihan dari pelanggan, atau memaksakan solusi yang tidak menyenangkan bagi pelanggan.

Jika Anda benar-benar percaya pada industri audio, ingin mempromosikan produk dan percaya pada pilihan pelanggan, Anda harus percaya pada jack headphone 3.5mm. Tapi kenyataannya sedikit berbeda, terlebih Ketika Motorola merilis Moto Z dengan membuang Jack Audio 3.5mm yang di susul oleh Apple ketika memperkenalkan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus beberapa bulan setelahnya.

Saat langkah Moto membuang Jack Audio 3.5mm pada perangkatnya, tidak banyak orang mempedulikannya, namun ketika produsen berpengaruh seperti Apple mengambil langkah seperti itu, maka memiliki implikasi yang lebih besar.

Kita tahu, Apple biasanya menjadi trend-setter untuk apapun dan jarang sekali mengikuti pabrikan lain untuk melakukan sesuatu. Tapi ada alasan lain kenapa Apple melakukannya mungkin sangat berbeda dengan desain, tapi menurut saya, langkah itu lebih berkaitan dengan Apple yang ingin mendorong produk Beats Audio miliknya sendiri.

Langkah Apple membuang Jack Audio 3.5mm di perangkatnya banyak ditentang terutama oleh para ahli dan orang yang berinvestasi di industri ini. Bahkan Raghav Somani, CEO situs online yang mengkhususkan diri pada produk headphone dan audio personal ikut mengomentari dan berkata jika headphone masih sangat diperlukan untuk hiburan pribadi saat ini, seperti smartphone itu sendiri. “Saat produsen beralih dan membuang Jack Audio 3.5mm, konsumen akan dipaksa mencari alternatif seperti headphone nirkabel. Itu tidak terlalu bagus dan saya yakin banyak konsumen akan merepotkan,” kata Somani.

Mungkin rangkaian kejadian paling lucu yang berhubungan dengan headphone Jack Audio 3.5mm berasal dari Google. Perusaan yang berkantor pusat di Mountain View, California, A.S itu mengambil langkah yang sama seperti yang dilakukan Apple saat meluncurkan perangkatnya sendiri yaitu Google Pixel dan Pixel XL. Namun Google dianggap keliru dan terlalu bangga untuk mengakuinya. “Produsen benar-benar mendorong konsumen untuk menjauh dari headphone kabel ke headphone nirkabel, saat mereka meninggalkan jack 3.5mm. Apple berdiri untuk mendapatkan keuntungan dari adopsi headphone Wireless Beats yang lebih tinggi bersama chip W1 milik mereka. Tapi saya tidak melihat mengapa merek lain mengikuti tren ini”, tambah Somani.

Terlepas dari kontroveri tentang tren perusahaan yang membuang Jack Audio 3.5mm, ada satu pabrikan yaitu OnePlus yang masih tetap mengandalkan firur ini. dalam sebuah postingan di forum mereka yang membahas OnePlus 5T, Pendiri OnePlus, Pete Lau mengatakan bahwa OnePlus 5T akan menyertakan jack Audio 3.5mm.

“OnePlus selalu berhati-hati, Apa yang kami buat dari itu adalah bahwa segala sesuatu bersifat sementara. jack Audio 3.5mm tetap ada di OnePlus 5T, setidaknya untuk sekarang” kata Pete.

Memang tidak salah ketika pabrikan ponsel mulai membuang Jack Audio 3.5mm di Perangkat andalannya. Ketika Anda mampu membeli smartphone dengan harga Rp 14 jutaan, Anda pasti bisa membeli sepasang headphone nirkabel seharga Rp 1 juta atau lebih.

Tetapi jika dana yang Anda miliki berada di sekitar Rp 3 juta untuk membeli sebuah smartphone, Anda mungkin tidak ingin meluangkan lebih dari beberapa ratus ribu untuk membeli lagi headphone nirkabel yang kompatibel. Pilihan yang paling terjangkau masih memerlukan headphone Jack Audio, dan smartphone di segmen entry-level sepertinya tidak akan membuangnya dalam waktu dekat.

Jadi mungkin Jack Audio 3.5mm tidak akan “punah”, setidaknya untuk beberapa tahun ke depan. Smartphone unggulan dapat mengatur nada untuk hal-hal yang akan datang, namun kenyataan dasar untuk pasar massal seringkali berbeda.

Berita Terkait