Smartphone BlackBerry Berikutnya Akan Menghilangkan Keyboard Fisik

Sebagai pemegang merek BlackBerry yang baru, TCL mengatakan jika Smartphone BlackBerry yang akan datang akan menghilangkan keyboard fisik dan menggantinya dengan dukungan desain all-touchscreen.

Bejagadget.com – Sebagai pemegang merek BlackBerry yang baru, TCL telah memastikan bahwa smartphone BlackBerry baru sedang dalam perjalanan dan diperkirakan siap debut bulan Oktober sebagai pendamping KeyOne.

TCL mengatakan, handset baru BlackBerry akan menghilangkan keyboard fisik dan menggantinya dengan dukungan desain all-touchscreen. “Dua bulan dari sekarang, kami akan memiliki solusi layar sentuh untuk ditunjukkan,” kata François Mahieu, kepala penjualan global untuk TCL yang kami kutip di CNET.

Upaya TCL dengan menghilangkan keyboard fisik sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Pasalnya perusahaan asal China itu sebelumnya telah membuat smartphone Android BlackBerry seri DTEK50 2016 yang menampilkan desain semua layar sentuh. Meski seri BlackBerry DTEK ini tidak sukses besar, tapi setidaknya TCL sudah memiliki pengetahuan untuk menghasilkan smartphone BlackBerry full touchscreen.

Sementara itu, sampai sekarang tidak ada rincian tentang spesifikasi apa yang akan digunakan untuk gadget BlackBerry terbaru ini, namun TCL telah memastikan bahwa pihaknya merencanakan handset barunya itu untuk memiliki IP67 yang artinya akan tahan air dan tahan debu.

Mahieu juga mengatakan bahwa smartphone BlackBerry touchscreen baru yang hadir pada bulan Oktober ini akan dijual dengan harga yang sama seperti KeyOne. Seperti KeyOne, TCL juga akan menargetkan perangkat barunya ini untuk para pebisnis. TCL ingin menawarkan pilihan konsumen bisnisnya di antara dua perangkat yang berbeda, inilah sebabnya mengapa ponsel baru ini disebut sebagai pendamping KeyOne.

Meski merek BlackBerry selalu dikenal dengan keyboard QWERTY fisiknya, namun masih ada yang sudah beralih menggunakan perangkat all-touchscreen. “Kita seharusnya tidak buta terhadap permintaan yang ada di luar sana,” ujar Mahieu.

 

Artikel Terkait