Smartphone Vivo V1731CA Muncul di TENAA Mengungkapkan Spesifikasi

Daftar TENAA mengungkapkan jika Vivo V1731CA akan datang dengan membawa layar 5,99 inci yang didukung oleh prosesor octa-core 1,95GHz bersama satu kamera belakang terdiri dari lensa 13 megapiksel

Bejagadget.com – Satu smartphone misterius dengan nomor model V1731CA baru saja muncul di situs TENAA. Kami belum tahu apa nama smartphone ini, yang jelas ini merupan smartphone milik Vivo.

Ini kali kedua Vivo V1731CA muncul di TENAA, sebelumnya perangkat ini juga telah muncul di situs tersebut bersama satu ponsel lagi dengan nomor model V1813BA. Sekarang, daftar TENAA telah diperbarui dengan membawa gambar dari smartphone ini termasuk beberapa spesifikasinya.

Sesuai laporan, daftar TENAA mengungkapkan jika Vivo V1731CA akan datang dengan membawa layar 5,99 inci yang menawarkan resolusi 1440 x 720 piksel. Dari gambar yang muncul, menunjukkan jika perangkat ini tidak memiliki lekukan namun memiliki bezel sempit di sekitarnya.

Ini akan didukung oleh prosesor octa-core 1,95GHz bersama dua varian memori, termasuk 3GB/4GBRAM dan 32GB/64GB penyimpanan internal yang bisa diperluas hingga 256GB melalui slot kartu microSD.

Datang ke sektor fotografi, Vivo V1731CA hanya memiliki satu kamera dibelakang yang terdiri dari lensa 13 megapiksel. Sedangkan untuk selfie atau panggilan video, sudah ada kamera tunggal sebesar 5 megapiksel yang terpasang didepan.

Smartphone yang memiliki dimensi 155,87 x 75,74 x 7,8 mm dan berat 148,15 gram itu akan berjalan di sistem operasi Android 8.1 Oreo dan akan dikemas bersama baterai berkapasitas 3285mAh.

Ada juga sensor sidik jari yang terpasang dibelakang perangkat tepat di atas logo Vivo. Menurut daftar TENAA, smartphone ini hanya akan tersedia dalam satu pilihan warna yaitu Gold.

Dari spesifikasi yang terungkap, Vivo V1731CA jelas merupakan ponsel mid-range dan kemungkinan itu akan datang di bawah seri-Y. Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Vivo mengenai smartphone tersebut, begitu juga dengan peluncurannya.

Tapi karena ia telah menerima sertifikasi dari otoritas China, TENAA, seharusnya peluncurannya tidak akan lama lagi.

Via Gizmochina