Xiaomi Berencana Untuk Buat Ponsel Dengan Kamera Pop-up

Ponsel pop-up masih dalam rencana, mengingat desain seperti itu masih belum populer karena berbagai alasan. Jadi, Xiaomi masih mempertimbangkan untuk meluncurkan ponsel baru dengan desain seperti ini tetapi mungkin tergantung pada kebutuhan pasar

Bejagadget.com – Desain kamera pop-up telah menjadi solusi alternatif untuk menghasilkan smartphone dengan layar penuh dibandingkan dengan punch-hole display. Vivo dan OPPO telah melakukannya tahun lalu, dan sekarang Xiaomi juga sepertinya bakal mengikuti tren smartphone semacam itu.

Direktur produk Xiaomi, Wang Teng Thomas baru-baru ini berdiskusi bersama para netizen. Di mana dalam interaksinya, ia mengungkapkan bahwa Xiaomi dapat meluncurkan ponsel dengan desain kamera pop-up.

“desain kamera pop-up merupakan trade-off, semua orang membutuhkannya dan Xiaomi juga akan memilikinya,” kata Wang dalam tanggapannya yang kami kutip di laman ITHome.

Wang juga menambahkan bahwa Ponsel pop-up masih dalam rencana, mengingat desain seperti itu masih belum populer karena berbagai alasan. Jadi, Xiaomi masih mempertimbangkan untuk meluncurkan ponsel baru dengan desain seperti ini tetapi mungkin tergantung pada kebutuhan pasar.

Konsep perangkat seperti itu bukan hal baru dari Xiaomi, tahun lalu merek asal China itu juga telah meluncurkan smartphone bernama Mi Mix 3, yang mana perangkat tersebut datang dengan desain slider layar penuh.

Rumor yang beredar, Xiaomi juga sebenarnya telah memiliki ponsel dengan desain kamera pop-up sejak lama, terlihat setelah paten perangkat yang di ajukan mereka pada tahun 2015 menunjukkan sebuah konsep perangkat dengan kamera pop-up.

Jika kabar tentang Xiaomi yang berencana untuk membuat smartphone dengan kamera pop-up memang benar, mungkin kita tidak akan melihatnya dalam waktu dekat.

Sementara itu, Vivo saat ini telah bersiap untuk meluncurkan smartphone kamera pop-up barunya bernama Vivo V15 Pro. Gosip yang beredar mengungkapkan jika Vivo kemungkinan bakal meresmikan ponsel tersebut pada tanggal 20 Februari mendatang dan rencananya akan dijual dengan label harga dibawah Rs 30.000 (sekitar Rp 5,9 juta).

Artikel Terkait