Xiaomi Mi Roaming Resmi Hadir di Indonesia

Bejagadget.com – Salah satu layanan Internet paling populer milik Xiaomi yaitu Mi Roaming akhirnya resmi hadir ke Indonesia. Ini adalah kali pertamanya produk mereka ini hadir di luar Tiongkok.

Hadirnya Mi Roaming kepada pengguna Xiaomi di Indonesia, semata-mata untuk membawa lebih banyak fitur lokal serta meningkatkan pengalaman pengguna smartphone Xiaomi.

Menurut keterangan Steven Shi Yan, Head of Southeast Asia, Country Head of Indonesia, yang kami kutip dari laman Antara.com, mengatakan “Paket data yang terjangkau akan memungkinkan pengguna untuk dapat terus terhubung tanpa perlu khawatir tentang biaya paket data yang tinggi saat bepergian ke luar negeri,”

pada tahap awal, Mi Roaming tersedia pada MIUI Dev ROM versi terbaru, yang kabarnya akan dirilis minggu depan. Kedepannya, Mi Roaming akan diluncurkan pada MIUI Stable ROM.

Melalui Mi Roaming MIUI membuat kartu SIM lokal virtual berdasarkan lokasi terbaru pengguna yang akan memungkinkan mereka untuk mengaktifkan mobile data dengan harga yang terjangkau tanpa perlu berpindah operator.

Untuk saat ini, Mi Roaming hanya tersedia untuk perangkat Redmi 3S, Redmi Note 3, dan Redmi Note 4. Kedepannya, akan tersedia bagi perangkat lainnya juga.

Buat kamu yang ingin mencoba mengaktifkan dan membeli paket data Mi Roaming ini, kamu harus mengunduh dahulu aplikasi Mi Roaming, serta menyetujui syarat dan ketentuan pengguna sebelum memilih paket.

Untuk harga paket data unlimited, dapat dibeli dengan harga yang sangat murah mulai dari Rp 27.000 hingga Rp 100.000 per hari. Paket tersebut dapat dibayar melalui operator, transfer bank atau beberapa mini market yang sudah di tunjuk. Seperti Alfamart atau 7-11.

Sebagai tambahan, Xiaomi Mi Roaming pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 di Tiongkok. Dan sekarang telah digunakan lebih dari 10 juta pengguna MIUI, sebuah sistem operasi berbasis Android milik Xiaomi.

Mi Roaming mendukung 50 negara dan wilayah, termasuk Indonesia, Hongkong, Macau, Taiwan, Jepang, Korea, Singapura, Malaysia, Thailand dan 42 negara Eropa.

Artikel Terkait