Vivo APEX dengan Bezel-Less diumumkan 12 Juni

Di sebut dengan nama Vivo APEX, Saat itu dikatakan bahwa ponsel ini masih dalam tahap konsep dan sekarang, tampaknya akan segera mengumumkannya menjadi produk yang benar-benar dapat Anda beli.

Bejagadget.com – Pada acara Mobile World Congress MWC 2018 yang digelar bulan Februari lalu, Vivo memamerkan konsep ponsel dengan pemindai sidik jari di layar dan rasio layar-ke-tubuh lebih dari 90%.

Di sebut dengan nama Vivo APEX, Saat itu dikatakan bahwa ponsel ini masih dalam tahap konsep dan akan masuk ke produksi pada pertengahan 2018. Sekarang, Vivo tampaknya akan segera mengumumkannya menjadi produk yang benar-benar dapat Anda beli.

Vivo baru-baru ini berbagi iklan yang akan ditayangkan selama Piala Dunia FIFA 2018, dan salah satu yang menjadi perhatian adalah sebuah perangkat yang sangat mirip dengan konsep Apex yang di umumkan di MWC.

Di iklan tersebut memperlihatkan jika Vivo akan mengadakan acara untuk merilis ponsel baru pada 12 Juni, dan kemungkinan itu adalah peluncuran Vivo APEX. Pasalnya pada bulan Maret lalu mereka mengumumkan akan memulai produksi skala penuh untuk smartphone Vivo Apex pada pertengahan 2018, yang berarti itu antara bulan Juni-Juli.

Terlepas dari itu, saat pertama kali memperkenalkan perangkat barunya ini, Vivo mengatakan bahwa itu akan menggunakan teknologi FullView dalam terobosan ke kamera, speaker, dan elemen sensor. Ini juga merupakan Teknologi Scanning Sidik Jari Setengah Layar pertama di dunia yang mengikuti Fingerprint Scanning Smartphone X20 Plus pertama yang diproduksi secara massal.

Perangkat tersebut sangat ramping, dimana ia memiliki sisi bezel di 1.8mm-4.3mm depan bawah. Rasio layar-ke-bodi diperkirakan sekitar 98%. jika bezel bawah mencapai 1.8mm, ini akan menciptakan pengalaman ponsel yang benar-benar tanpa bingkai.

Teknologi SoundCasting akan mengubah keseluruhan Tampilan FullView menjadi pembicara. Ini mengirimkan getaran melalui layar tanpa membutuhkan pengeras suara tradisional. Ia menghemat daya, mengurangi kebocoran suara, dan mengoptimalkan suara rendah hingga tinggi untuk pengalaman audio yang lebih baik dan lebih seimbang.

Ini memiliki fitur kamera depan 8MP Mengangkat yang mulus naik dalam 0,8 detik ketika diperlukan dan memendek setelah digunakan. Ponsel ini menyebarkan teknologi System in Package (SIP) baru untuk mengintegrasikan DAC dan tiga penguat operasional bersama-sama, mengurangi kebutuhan ruang papan sirkuit hampir 60%.

Spesifikasi lengkapnya masih belum diketahui, jadi Kita harus bersabar sampai Vivo benar-benar resmi merilisnya ke pasar dan sekaligus mengungkapkan nama akhir dari ponsel tersebut dan berapa harga yang akan mereka banderol.

Artikel Terkait