September 25, 2021

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Bhaskara Putra menyerukan tanggung jawab sosial di tengah pemberontakan Pemerintah Indonesia ke-19

Bhaskara Putra, musisi India Dia juga menghadapi band rock Indonesia .Pesta, Membagikan catatan panjang yang menyerukan tanggung jawab sosial ketika negara meletus dengan pemberontakan COVID-19 yang direvisi.

Baskara membagikan pesan yang ditulis di Indonesia tadi malam (1 Juli) di Instagram. Di Grup Lima, dia meminta masyarakat Indonesia untuk menanggapi epidemi dengan serius dan meninggalkan rumah hanya untuk tujuan mendesak dan penting.

Dalam catatan itu, Bhaskara mengungkapkan bahwa seorang tukang cukur bernama Eiffel, yang didukung oleh keluarganya, baru saja menandatangani kontrak dan meninggal awal pekan ini. Saat diketahui keluarga Bhaskara, Ibl yang sudah empat hari menderita penyakit tersebut kesulitan mengamankan ranjang rumah sakit. Menurut Bhaskara, Ibel mengatakan dalam posting cerita Instagram sebelum dia meninggal bahwa dia secara fisik lemah dan tidak bisa bangun untuk mendapatkan pengiriman makanan di pintu kamarnya.

“Begitu kami melihat ranjang rumah sakit, ternyata tidak ada ambulans. Kami membuang waktu terlalu banyak,” tulis Bhaskara.

Baskara merefleksikan jumlah WNI yang dinyatakan positif virus corona dan saat ini sedang berjuang melawan penyakit tersebut – dengan dan tanpa akses kesehatan.

“Ada banyak situasi di mana akses ke fasilitas medis tersedia, tetapi pasien tidak tertolong karena fasilitas itu tidak lagi tersedia dan staf medis kehabisan tenaga,” tulisnya.

Indonesia melaporkan 24.836 infeksi baru dan 504 kematian kemarin (1 Juli), yang dikatakan sebagai penyebab variasi delta yang sangat menular. Reuters. Tenda darurat di Jakarta – awalnya didirikan untuk menampung pasien baru alih-alih tempat tidur rumah sakit yang terbatas – sedang berjuang dengan peningkatan kasus, The Straits Times Dilaporkan Rabu (30 Juni).

Saat epidemi menyebar, Bhaskara mengimbau para pendukungnya untuk waspada terhadap aktivitas dan unggahan media sosial mereka. “Ya, kebijakan pemerintah kita berantakan. Namun, kita semua harus mengakui bahwa semua orang, termasuk saya, bertanggung jawab atas situasi yang mengerikan ini, ”tulisnya.

READ  Lava mengalir dalam letusan gunung berapi baru dari Gunung Merapi, Indonesia

“Meskipun kita pergi bekerja dan berkenalan dengan orang-orang, saya pikir tidak bijaksana untuk memposting cerita Instagram yang kita miliki di luar dan dengan orang-orang karena secara tidak langsung akan menciptakan ilusi bagi orang lain untuk berpikir lebih baik meninggalkan rumah kita. . . ”

“Astaga, kita harus mulai memberikan hukuman sosial kepada orang-orang yang tidak melakukan hal penting,” tegasnya dalam bahasa Inggris. “Kita harus mulai berpikir bahwa tidak apa-apa pergi keluar dengan teman-teman di saat seperti ini.”

Meski merebaknya virus, Baskara sebelumnya sempat mengungkapkan rasa jijiknya pada influencer Indonesia yang rutin menggelar pertemuan komunitas.

Indonesia akan dikenakan pembatasan sosial yang ketat mulai 3 hingga 20 Juli, dan pulau Jawa dan Bali sedang mempersiapkan penguncian darurat. Saluran Berita Asia.

“Dengan kerjasama kita semua, dan atas izin Tuhan, saya yakin pertukaran Pemerintah-19 dapat ditekan dan kehidupan masyarakat cepat pulih,” kata Presiden Indonesia Joko Widodo.

Laporan tambahan oleh Felix Martua