November 27, 2021

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Indonesia dan Denmark telah menandatangani perjanjian untuk mempromosikan ekonomi hijau

Denmark dan Indonesia pada hari Senin menandatangani sepasang perjanjian yang bertujuan untuk meningkatkan tujuan pembangunan hijau dan berkelanjutan dari negara besar Asia tersebut.

Menteri Luar Negeri Denmark Jeppe Kofot bertemu dengan pejabat Indonesia di ibu kota Jakarta untuk membahas cara memerangi perubahan iklim dan membangun kerja sama ekonomi dan keamanan.

“Kami ingin dunia menjadi lebih hijau dan lebih berkelanjutan,” kata Cofot kepada wartawan.

“Kami memperkenalkan platform energi baru yang akan melipatgandakan upaya kami dalam memerangi perubahan iklim dan mempromosikan energi terbarukan dalam bauran listrik,” tambahnya.

Kesepakatan tersebut mencakup Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan memperluas kerja sama di bidang energi, pengelolaan limbah, pangan dan pertanian, dan, menurut Kofot dan Marsudi, fokus pada pembangunan ekonomi sirkular.

“Pertumbuhan berkelanjutan bukan lagi pilihan. Ini kebutuhan. Oleh karena itu, saya sangat senang melihat kerjasama jangka panjang kita dalam mengurangi emisi gas rumah kaca,” kata Marsudi.

Kunjungan Kofotin ke Indonesia merupakan kunjungan resmi pertamanya. Di antara negara-negara Nordik, Denmark adalah mitra perdagangan, investasi, dan pariwisata terbesar kedua Indonesia di negara terpadat di Asia Tenggara.

READ  Finmin mengatakan Indonesia dapat memotong batu bara pada tahun 2040 dengan bantuan keuangan