Mei 19, 2024

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar $3,56 miliar pada bulan April, perkiraan |  Pembicaraan Berita WTAQ |  97,5 FM · 1360 pagi

Indonesia membukukan surplus perdagangan sebesar $3,56 miliar pada bulan April, perkiraan | Pembicaraan Berita WTAQ | 97,5 FM · 1360 pagi

JAKARTA (Reuters) – Indonesia membukukan surplus perdagangan sedikit lebih besar dari perkiraan sebesar $3,56 miliar pada bulan April karena negara ini melihat impor yang lebih kecil dari perkiraan, data dari Biro Statistik menunjukkan pada hari Rabu.

Jajak pendapat Reuters terhadap para ekonom memperkirakan surplus sebesar $3,30 miliar. Indonesia mengalami surplus sebesar $4,47 miliar pada bulan Maret.

Negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara ini telah melaporkan surplus perdagangan barang setiap bulannya sejak bulan Mei 2020, namun surplus tersebut semakin mengecil akhir-akhir ini di tengah melemahnya ekspor.

Ekspor dari negara yang kaya sumber daya alam ini terpukul oleh jatuhnya harga komoditas dan melemahnya perdagangan global selama lebih dari setahun.

Pada bulan April, ekspor naik 1,72% menjadi $19,62 miliar, di bawah perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Reuters sebesar 4,57%. Meskipun berada di bawah perkiraan, ekspansi ekspor pada bulan April merupakan yang pertama bagi Indonesia dalam 11 bulan terakhir.

Nilai ekspor batubara menurun sebesar 19,26% year-on-year menjadi $2,61 miliar, meskipun volume ekspor meningkat akibat dampak penurunan harga batubara global. Batubara merupakan ekspor terbesar Indonesia.

Impor naik 4,62% ​​menjadi $16,06 miliar, dibandingkan dengan perkiraan ekonom yang memperkirakan kenaikan tahunan sebesar 8,69%.

(Laporan Gayatri Suryo dan Ananda Theresia; Editing oleh John Mair dan Gerry Doyle)

READ  Pertumbuhan PMA Q2 Indonesia paling lambat dalam 1,5 tahun