Juli 21, 2024

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Indonesia mengupayakan kerja sama pengembangan sumber daya manusia di Hannover Messe

Indonesia mengupayakan kerja sama pengembangan sumber daya manusia di Hannover Messe

JAKARTA (ANTARA) – Pada pameran Hannover Messe 2024 di Jerman yang digelar pada 22-26 April, Kementerian Perindustrian RI berupaya menjalin kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri.

Kolaborasi tersebut berlanjut di sela-sela forum bisnis yang diselenggarakan oleh paviliun Indonesia pada pameran tersebut, yang membahas tentang dukungan terhadap transformasi digital, khususnya dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia.

“Forum bisnis ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama dan memperluas peluang bisnis bagi pertumbuhan ekonomi kita,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (PBSTMI) Kementerian Masrokhan dalam keterangan yang dikeluarkan kantornya, Sabtu.

Dikatakannya, BPSDMI telah melakukan diskusi bilateral dengan IFM, perusahaan Jerman yang bergerak di bidang teknologi pintar.

Menurutnya, IFM yang juga memiliki cabang di Indonesia menyampaikan rencana proyek dan kegiatan bersama dengan BPSDMI melalui Pusat Industri Digital (PIDI 4.0), yang mencerminkan kolaborasi BPSDMI dengan produsen alat produksi asal Jerman lainnya, FESTO.

Selain itu, Masrokhan juga melakukan pertemuan bilateral dengan Solinatra dan akan membahas proposal kerja sama pengembangan sumber daya manusia industri dan transformasi digital.

Ia mencatat, PIDI 4.0 merupakan bagian dari prioritas peta jalan Making Indonesia 4.0 yang diluncurkan Presiden Joko Widodo pada tahun 2018.

Fasilitas ini dibangun untuk mentransformasi dan memodernisasi industri Indonesia. Saat ini, pihaknya memiliki 48 mitra nasional dan internasional yang terdiri dari perusahaan industri, asosiasi, lembaga akademik, dan mitra kerja sama lainnya, ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian berhasil menjalin 13 kolaborasi industri senilai Rp5 triliun (US$1 = sekitar Rp16.241) pada pameran industri global Hannover Messe 2024.

13 perjanjian kerja sama ditandatangani pada hari ketiga acara, termasuk perjanjian dengan TechnoGIS dan FRAUNHOFER IPK untuk penelitian dan pengembangan bersama pemantauan hutan.

READ  Pembicaraan tentang ekspor batubara ke Indonesia telah ditunda karena tarik ulur

Berita Terkait: Indonesia Bahas Upaya Penurunan Emisi di Hannover Messe
Berita terkait: OIKN menjajaki calon investor di Hannover Messe