Facebook menangguhkan 200 aplikasi atas penyalahgunaan data pengguna

Facebook mengatakan hingga saat ini telah mencari ribuan aplikasi dan menangguhkan 200 diantaranya sebagai bagian dari penyelidikan tentang kasus pelanggaran privasi yang menimpanya.

Bejagadget.com – Sebagai tanggapan atas skandal seputar privasi yang menimpanya, Facebook Inc mengungkapkan jika mereka telah menangguhkan sekitar 200 aplikasi dalam tahap pertama peninjauannya kedalam aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar data pengguna.

Aplikasi tersebut ditangguhkan sampai menunggu penyelidikan menyeluruh mengenai apakah mereka menyalahgunakan data atau tidak, kata Ime Archibong, wakil presiden Facebook untuk kemitraan produk.

Facebook mengatakan hingga saat ini telah mencari ribuan aplikasi sebagai bagian dari penyelidikan yang diumumkan oleh Chief Executive Officer Mark Zuckerberg pada 21 Maret. Zuckerberg mengatakan bahwa Facebook akan menyelidiki semua aplikasi yang memiliki akses ke sejumlah besar informasi sebelum perusahaan membatasi data.

“Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menemukan semua aplikasi yang mungkin telah menyalahgunakan data Facebook dan itu akan memakan waktu,” kata Archibong. “Kami memiliki tim besar yang terdiri dari para ahli internal dan eksternal yang bekerja keras untuk menyelidiki aplikasi ini secepat mungkin,” tambahnya.

Seperti yang kita ketahui, Facebook terkena skandal privasi pada pertengahan Maret lalu setelah media melaporkan bahwa Cambridge Analytica mengakses data untuk membangun profil pada pemilih Amerika dan mempengaruhi pemilihan presiden tahun 2016.

Atas insiden itu, banyak yang bereaksi mulai dari selebriti dan mengakibatkan perusahaan kehilangan miliaran dalam nilai pasar. Zuckerberg meminta maaf atas kesalahan yang dibuat perusahaannya dan memberi kesaksian di hadapan anggota parlemen AS.

Meski sempat merosot di nilai padar, Facebook kembali memperoleh nilai pasar yang hilang setelah melaporkan kenaikan laba yang mengejutkan sebesar 63 persen dan peningkatan pengguna ketika mengumumkan hasil kuartalan pada 25 April. Saham perusahaan naik 0,4 persen menjadi $ 187,65 dalam perdagangan premarket pada hari Senin.

Baca Juga