Februari 25, 2024

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Mahasiswa Indonesia berencana memprotes campur tangan pemilu

Mahasiswa Indonesia berencana memprotes campur tangan pemilu

JAKARTA: Ratusan mahasiswa dan aktivis Indonesia akan mengadakan demonstrasi pada hari Senin menentang penyalahgunaan kekuasaan oleh Presiden Joko Widodo untuk mempengaruhi pemilih agar memilih calon terdepan, Prabowo Subianto, dalam pemilu minggu ini, kata penyelenggara.

Jokowi, yang dikenal sebagai petahana, belum secara terbuka mendukung salah satu dari tiga kandidat yang mencalonkan diri untuk menggantikannya sebagai pemimpin negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Namun ia telah banyak tampil bersama-sama dengan Prabowo, dan putra sulungnya juga mencalonkan diri sebagai wakil presiden.

Dua jajak pendapat pekan lalu memperkirakan bahwa Prabowo bisa memperoleh lebih dari 50% suara pada hari Rabu, sehingga memberinya kemenangan putaran kedua. Saingannya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo setidaknya tertinggal 20 poin.

Beberapa pemilih mempermasalahkan kurangnya netralitas Jokowi, dengan mengatakan bahwa hal tersebut merusak demokrasi Indonesia karena memberikan keuntungan yang tidak adil kepada salah satu kandidat.

“Pelanggaran etika dan moral yang dilakukan Jokowi menunjukkan bahwa ia menentang suara kritis masyarakat,” kata Aksi Kejayan Memangil, salah satu penyelenggara protes di Yogyakarta, sebuah kota di pulau Jawa, melalui Instagram.

Protes lain direncanakan di ibu kota, Jakarta, oleh beberapa kelompok hak asasi manusia.

Kantor Presiden membantah campur tangan politik yang dilakukan Jokowi.

Memperluas

Protes yang direncanakan terjadi setelah sebuah film dokumenter yang diproduksi oleh jurnalis investigasi Indonesia Danti Laxono menuduh pejabat pemerintah dan sumber daya kesejahteraan pemerintah, termasuk polisi dan pemimpin daerah, digunakan untuk mendukung Prabowo.

“Dirty Vote”, yang dirilis pada akhir pekan, telah ditonton hampir 4 juta kali di YouTube pada hari Senin.

Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen tuduhan yang dibuat dalam film dokumenter tersebut.

Tim kampanye Prabowo membantah tuduhan tersebut dan menggambarkan “sebagian besar konten dalam film tersebut bersifat pencemaran nama baik”.

Pemerintah mengatakan bahwa tunjangan sosial tidak digunakan untuk menguntungkan kandidat mana pun.

Protes mahasiswa juga terjadi saat Indonesia memasuki masa dingin hingga hari pemungutan suara hari Rabu. Para pejabat terlihat mencopot baliho dan poster kandidat serta para kandidat dilarang berkampanye selama periode ini.

Kepolisian Indonesia akan mengerahkan sekitar 25.000 personel anti huru hara untuk menjamin keamanan selama pemilu.