Maret 2, 2024

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Manajemen pelabuhan di Indonesia harus belajar dari pelabuhan Laem Chabang di Thailand, kata Menteri Perhubungan

Tempo.co, JakartaMenteri Perhubungan RI Budi Karya Sumathi mengimbau pengelola pelabuhan di Indonesia mencontoh pelabuhan negara lain seperti Laem Chabang di Thailand untuk meningkatkan daya saing global.

“Kami banyak belajar di sini (Pelabuhan Lam Sapang), mengingat pelabuhan tersebut dirancang dan dibangun dengan kapasitas kargo 14 juta TEUs (twenty-foot equal unit),” ujarnya dalam keterangan yang diperoleh Kementerian Perhubungan di Jakarta. Jakarta. Sabtu.

Pernyataan itu disampaikan Sumathi pada Jumat (9/2) saat mengunjungi Pelabuhan Lam Chabang untuk berdiskusi dengan pimpinan pelabuhan di Thailand.

Menkeu menegaskan, sebagai negara dengan lebih dari 17.000 pulau, Indonesia harus memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan dan pengoperasian pelabuhannya. Ia menekankan, pelabuhan penting untuk meningkatkan komunikasi dan logistik masyarakat.

Sumathi menilai pelabuhan Laem Chabang di Thailand menjadi contoh yang baik dalam mengelola pelabuhan dengan baik.

“Pelabuhan ini membantu mengalihkan padatnya aktivitas ekspor-impor Thailand dari Bangkok. Kami bersyukur mendapat kesempatan untuk memberikan catatan kepada pengelola pelabuhan tentang cara mengelola terminal bersama sejumlah mitra dari berbagai perusahaan,” ujarnya.

Menteri berharap Indonesia dapat memanfaatkan pengelolaan pelabuhan yang berkualitas untuk membantu Indonesia mengoperasikan pelabuhannya agar dapat bersaing dengan pelabuhan di kawasan Asia Tenggara dan di tingkat internasional dalam arti yang lebih luas.

Bersama beberapa pejabat Kementerian Perhubungan, Sumathi bertemu dengan Dirjen Pelabuhan Lam Sabang Ruthakom dan Dirut Pelabuhan Suwit Rattanasinda dalam kunjungannya.

Antara

Seleksi Guru: KPU Asmat, Papua Selatan menggunakan helikopter untuk mendistribusikan logistik pemilu

klik disini Dapatkan update berita terkini dari Tempo di Google News