September 29, 2022

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

From left: US Secretary for Defense Lloyd J. Austin, Estonia's Minister of Defense Kalle Laanet, Latvia's Minister of Defense Artis Pabriks, and Lithuania's Minister of Foreign Affairs Gabrielius Landsbergis, pose for photographers during a meeting at the Defense Ministry in Vilnius, Lithuania, on February 19.

Menteri Pertahanan AS mengatakan jelas bahwa Rusia telah membuat keputusan dan bergerak dalam posisi untuk melancarkan serangan

Sebanyak 10.356 orang menyeberang dari wilayah Donbas Ukraina ke Rusia pada pukul 10:00 waktu setempat pada hari Sabtu, lapor kantor berita pemerintah Rusia, RIA Novosti, menyusul keputusan republik yang menyatakan diri untuk didukung oleh Rusia. Menyelenggarakan evakuasi warga sipil.

Tidak ada cara bagi CNN untuk memverifikasi nomor secara independen.

Kantor berita RIA Novosti mengatakan 4.527 warga Federasi Rusia, 5.806 warga Ukraina dan 23 orang asing lainnya menyeberang, menurut apa yang digambarkan sebagai “sumber yang mengetahui situasi tersebut.” Agensi Rusia mungkin mengutip polisi dan pejabat keamanan anonim, dan CNN belum dapat memverifikasi pernyataan ini secara independen.

Sebelumnya Sabtu, Wakil Kepala Kementerian Situasi Darurat Rusia Viktor Yatsutsenko mengatakan: “Tujuh wilayah Rusia siap menerima pengungsi. Mereka adalah Wilayah Krasnodar, Kursk, Voronezh, Belgorod, Oryol, Bryansk, wilayah Moskow”, sebagai tambahan. ke wilayah Rostov yang berbatasan dengan Ukraina.

Secara total, daerah-daerah tersebut siap menerima lebih dari 28.900 orang, katanya, lapor kantor berita RIA.

“Semua pos pemeriksaan perbatasan di wilayah Rostov hanya berfungsi untuk masuk ke Rusia,” kantor berita Rusia TASS melaporkan pada hari Sabtu.

“Semua pos pemeriksaan telah diubah hanya untuk pintu masuk ke Federasi Rusia,” kata seorang pejabat dinas keamanan internal FSB, menurut TASS.

Perintah evakuasi dikeluarkan pada hari Jumat oleh para pemimpin republik Donetsk dan Luhansk, yang mereka klaim diperlukan karena serangan segera oleh tentara Ukraina.

Pejabat Ukraina telah berulang kali membantah adanya rencana tersebut.

READ  China mengambil nada berbeda saat Barat mengutuk Rusia atas Ukraina