Desember 4, 2022

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Minyak Sawit Indonesia: Indonesia menghapus pajak ekspor minyak sawit hingga 31 Agustus

Indonesia telah menghapus pajak ekspor untuk semua produk minyak kelapa sawit hingga 31 Agustus dalam upaya baru untuk meningkatkan ekspor dan memfasilitasi lebih banyak kargo, pejabat kementerian keuangan mengatakan Sabtu, menambahkan bahwa langkah itu tidak akan mempengaruhi pendapatan pemerintah.

Keputusan pengekspor minyak sawit terbesar di dunia dapat lebih jauh menurunkan harga, yang telah jatuh sekitar 50% sejak akhir April ke level terendah dalam setahun.

Produsen minyak sawit Indonesia telah bergulat dengan persediaan yang tinggi sejak larangan ekspor tiga minggu hingga 23 Mei diberlakukan untuk mengurangi harga minyak goreng domestik.

Sejak pencabutan larangan tersebut, Jakarta telah menerapkan aturan penjualan lokal wajib – yang dikenal sebagai Kewajiban Pasar Domestik (DMO) – untuk menjadikan produk dalam negeri menjadi minyak goreng.

Pada saat yang sama, mereka mencoba membersihkan tangki penyimpanan dengan mengurangi bea ekspor dan meluncurkan program percepatan ekspor, tetapi ekspor lambat dan perusahaan menyalahkan aturan DMO dan masalah dalam mengamankan kapal kargo.

Penghapusan pungutan tersebut dimaksudkan untuk lebih mendukung ekspor, Febrio Kacaribu, kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian, mengatakan kepada wartawan di sela-sela pertemuan keuangan G20 di Bali.

“Dalam konteks penerimaan negara, (dampaknya) tidak akan besar,” katanya.

Hal itu disampaikan Menteri Keuangan Shri Mulyani Indravati pada Selasa. Pajak ekspor progresif untuk minyak sawit akan dikenakan mulai tanggal 1, mulai dari $55 hingga $240 per ton untuk minyak sawit mentah, tergantung pada harganya.

Stok minyak sawit yang tinggi telah memaksa pabrik untuk membatasi pembelian buah sawit. Petani mengeluh buah yang tidak terjual sudah busuk.

Data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) pada Jumat menunjukkan ada 7,23 juta ton minyak sawit mentah di tangki penyimpanan pada akhir Mei.

READ  Indonesia lolos ke Piala Asia AFC pertama sejak 2007, menyingkirkan Filipina dalam prosesnya

GAPKI menyambut baik langkah baru tersebut, tetapi merekomendasikan agar aturan DMO juga dihapus, kata sekretaris jenderalnya Eddy Martono.

“Hapus DMO untuk saat ini … sampai stok turun menjadi 3 juta hingga 4 juta ton. Masalah kami sekarang adalah persediaan terlalu tinggi,” katanya kepada Reuters.