4 Cara Sederhana Untuk Melibatkan Karyawan Milenial

Bejagadget.com – Dalam dunia bisnis, dilema keterlibatan karyawan yang dihadapi perusahaan di seluruh dunia sudah bukan konsep baru. Demikian juga banyak perusahaan yang berusaha menyesuaikan kebutuhan dan keinginan generasi masa kini atau generasi milenial.

Pada dasarnya, melibatkan karyawan milenial tidak terlalu sulit. Hanya saja membutuhkan waktu dan strategi yang tepat. Sebagai tim HR yang berjuang dengan karyawan milenial di perusahaan, berikut 4 cara yang bisa membantu Anda memenangkan hati karyawan yang umumnya masih berusia muda ini.

1. Tunjukkan sedikit apresiasi

Karyawan milenial sangat berharap untuk didukung dan dihargai. Menurut survey oleh PricewaterhouseCoopers, 41% generasi milenial suka diberi penghargaan atau pengakuan atas kinerja mereka setidaknya setiap bulan.

Studi yang dilakukan oleh BambooHR menemukan fakta 75% karyawan yang menerima pengakuan atau apresiasi bulanan merasa puas dengan pekerjaan mereka. Generasi milenial dikenal sebagai “generasi piala”. Mereka cenderung takut merasa gagal. Oleh karena itu, apresiasi kecil seperti tepukan pundak atau pujian sudah lebih dari cukup untuk mendorong motivasi dan semangat kerja mereka.

2. Tawarkan beberapa fleksibilitas

Sebagian besar kaum milenial percaya bahwa produktivitas pekerjaan mereka harus diukur berdasarkan kualitas dan bukan dengan jumlah jam yang mereka habiskan di kantor. Genersi milenial mendambakan keluwesan atau fleksibilitas dalam lingkungan kerja mereka.

Sebuah studi oleh Earnest menemukan bahwa 41% karyawan milenial akan berpindah tempat kerja jika perusahaan baru menawarkan fleksibilitas kerja. Terutama bagi karyawan yang rumahnya jauh dari kantor. Jika posisi kerja yang ditawarkan memungkinkan hal ini, karyawan milenial akan lebih memilih bekerja dari rumah beberapa hari seminggu. Selain itu, perusahaan juga perlu menghadirkan lingkungan nyaman, tenang dan santai agar karyawan muda Anda bisa berkumpul atau saling berbaur dan berbagi ide.

3. Menghargai karyawan introvert

Tidak jarang, beberapa kalangan karyawan milenial merupakan tipe individu yang introvert atau pendiam. Mungkin karena mereka lekat dengan teknologi, sehingga menjadikan mereka seperti “geek” atau individu yang cenderung lebih sering bersentuhan dengan dunia maya ketimbang dengan dunia nyata.

Karyawan introvert ini memiliki potensi yang sangat besar untuk mendukung kinerja perusahaan. Terutama dari sisi perkembangan teknologi. Untuk itu, perusahaan juga harus memenuhi beberapa kebutuhan mereka. Misalnya, seperti ruangan yang tenang dan nyaman.

Jika karyawan introvert ini cenderung diam saat meeting atau rapat, hal ini biasanya terjadi karena mereka menganggap semua sudah dikatakan dan membutuhkan waktu untuk memroses semua informasi. Jadi, biarkan introvert bekerja dengan cara mereka sendiri. Yang perlu dilakukan hanyalah memberi mereka tujuan yang jelas, tenggat waktu, dan banyak ruang.

4. Memanfaatkan perangkat lunak

Karena generasi milenial merupakan penduduk digital yang mengenal teknologi semenjak mereka lahir, maka teknologi memainkan peranan penting dalam kehidupan mereka.

Memanfaatkan perangkat lunak seperti aplikasi HRIS baik itu aplikasi hris gratis atau aplikasi hris berbayar akan meningkatkan pengelolaan SDM dan menyederhanakan tugas – tugas tim HR dengan lebih baik ketimbang spredsheet atau berbasis kertas. Semakin banyak perangkat lunak yang digunakan perusahaan, semakin besar efisiensi yang akan Anda lihat.

LinovHR menawarkan pilihan terbaik aplikasi HRIS yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan karyawan milenial. LinovHR berbasis website dapat diakses dari mana saja dan kapan saja tanpa perlu merepotkan tim IT di perusahaan Anda. Data karyawan, proses rekrutmen, hingga Payroll memiliki tampilan simpel dan sederhana.

Jadi, sangat mudah dipakai oleh tim HR dan fiturnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dapatkan uji coba gratis LinovHR untuk perusahaan Anda.

Artikel Terkait