Samsung Galaxy S9+ jadi smartphone dengan kamera terbaik versi DXOMark

Samsung Galaxy S9+ bisa dibilang sebagai smartphone dengan kamera terbaik untuk saat ini, dan sekaligus menggeser Google Pixel 2 yang sebelumnya memegang rekor dengan memiliki nilai kamera terbaik

bejagadget.com – Belum lama ini, Samsung telah meluncurkan ponsel yang disebut Samsung Galaxy S9 dan S9+. Dalam banyak hal, penerus dari Galaxy S8 series tersebut dianggap sebagai hanya upgrade kecil dari pendahulunya. Namun, di bagian kamera, Galaxy S9+ menawarkan beberapa peningkatan signifikan atas Galaxy S8+.

Hal itu telah dibuktikan oleh para ahli di DxOMark Mobile hari ini yang telah menyerahkan kamera Galaxy S9+ dengan skor keseluruhan 99. Ini adalah nilai tertinggi yang pernah DxOMark berikan dalam hasil uji mereka.

[the_ad id=”2151″]

Dengan hasil nilai tersebut, Samsung Galaxy S9+ bisa dibilang sebagai smartphone dengan kamera terbaik untuk saat ini, dan sekaligus menggeser Google Pixel 2 yang sebelumnya memegang rekor dengan memiliki nilai kamera terbaik dengan skor 98.

Galaxy S9 juga mengalahkan iPhone X milik Apple serta Mate 10 Pro dan Galaxy Note 8 yang semuanya berada di antara 5 besar peringkat DXOMark. Skor total adalah rata-rata poin yang dikumpulkan dalam tes kinerja kamera dan video namun di sisi kamera masih diunggulkan unggulan Samsung.

Samsung Galaxy S9+ berhasil mencetak 104 poin untuk kinerja foto. Menurut DXOMark, skor yang dihasilkan oleh Galaxy S9+ ini adalah skor yang mengagumkan, terutama karena noise yang terkendali dengan baik di segala kondisi, baik detail, akurat, autofocus, kecerahan, reproduksi warna hidup, serta resolusi yang sangat baik ketika sampai 4x pembesaran.

DXOMark juga menilai kemampuan pengambilan gambar video tinggi yang menyatakan bahwa kamera memiliki peningkatan yang signifikan dari flagship Samsung sebelumnya dengan skor 91. Namun meski begitu, Galaxy S9+ masih kalah dengan Google Pixel 2 yang memiliki sedikit keunggulan dalam hal kinerja video dengan skor 96.

Alasan utama mengapa Galaxy S9+ mencetak skor video yang sedikit lebih rendah adalah hilangnya detail halus dalam kebanyakan kondisi, pergerakan global residu yang terlihat, kadang-kadang terlihat saat konvergensi eksposur berlangsung, dan ring yang cukup kuat. Tapi kabar baiknya ia masih menawarkan warna yang bagus, autofocus yang cepat, pengurangan noise yang bagus, paparan target yang bagus, dan stabilisasi yang baik pada video.

Kamera samsung Galaxy S9+ sendiri menggunakan sensor utama 12MP dengan aperture variabel f/1.5 sampai f/2.4. Lensa ini juga dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS) dan dual pixel autofocus. Kamera belakang sekunder juga merupakan lensa telefoto 12MP dengan aperture f/2.4, OIS dan dual-pixel autofocus.

Kehadiran aperture variabel dikatakan memungkinkan pengambilan gambar menakjubkan dalam kondisi kurang cahaya serta skenario yang cukup terang. Sedangkan untuk kamera depan, adalah kamera 8MP dengan aperture f/1.7 dan autofocus. Baik Galaxy S9 ataupun Galaxy S9+, keduanya bisa merekam video 4K dengan kecepatan 60 fps dalam format HVEC yang baru. Ini juga mendukung video slow motion dengan kualitas HD yang menghasilkan 960 fps.

Source DXOMark
Baca Juga