Oktober 2, 2022

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

PT Vale dan Huayou menandatangani kontrak untuk pabrik HPAL baru di Indonesia

PT Vale Indonesia dan dari Cina Zhejiang Huayou Cobalt ingin Tertanda Head of Agreement (HoA) untuk membangun smelter dengan teknologi high pressure acid leaching (HPAL) di Indonesia.

Pabrik HPAL yang direncanakan akan dibangun di Sorowako, Provinsi Sulawesi Selatan ini akan memiliki fasilitas untuk mengolah bijih nikel limonit menjadi campuran presipitat hidroksida (MHP).

Proyek ini diperkirakan menelan biaya $1,8 miliar Reuters.

Berdasarkan kontrak kepala, pabrik akan memiliki kapasitas produksi nikel sekitar 60.000tpa di PLTMH, yang kemudian akan diolah menjadi komponen bahan baterai.

Pada April 2022, Vale menandatangani perjanjian dengan Huayou untuk membangun pabrik HPAL di Pomalaa, Sulawesi Tenggara, untuk menghasilkan 120.000 ton PLTMH. Kemudian, produsen mobil Amerika Ford Motor bergabung dalam kemitraan untuk pabrik yang diusulkan.

CEO PT Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan keputusan investasi akhir (FID) untuk pabrik Pomalaa diharapkan pada akhir tahun ini, sedangkan FID untuk pabrik Sorowako dijadwalkan untuk tahun depan, Reuters melaporkan.

Chief Financial Officer Vale Bernardus Irmando mengatakan perseroan akan tetap memiliki hak untuk membeli saham pabrik Soravaco yang akan dibangun Huayo.

Wakil Presiden Eksekutif Vale Base Metals dan Presiden Komisaris PT Vale Deshnee Naidoo mengatakan: “usaha patungan ini merupakan katalis lain untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan dari sumber daya nikel kelas dunia Indonesia dan dengan kemajuan baru-baru ini pada fasilitas HPAL Pomalaa dan proyek Blok Pahotobi, kami menunjukkan bahwa ini akan menguntungkan pemangku kepentingan lokal dan nasional.Kami berkomitmen untuk melaksanakan proyek pembangunan berkelanjutan generasi berikutnya dengan dampak lingkungan yang minimal.

Presiden Huayou Chen Xuehua mengatakan: “Untuk mencapai pengembangan sumber daya mineral rendah karbon, hijau, dan berkelanjutan, kolaborasi kami adalah kombinasi sempurna dari keunggulan sumber daya mineral Vale dan keunggulan teknologi pelindian asam bertekanan tinggi yang canggih dari Huayou Cobalt.”

READ  PGN siap untuk proyek bunkering LNG pertama di Indonesia
Perusahaan Asosiasi