November 27, 2021

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Tencent berinvestasi saham minoritas di MD Pictures of Indonesia

Perusahaan internet China Tencent Holdings telah menginvestasikan saham minoritas di perusahaan produksi film Indonesia MD Pictures. Bursa Efek Indonesia.

Gambar MD Direktur Kepresidenan Manoj Tamu mengatakan kepada Punjabi DealStreet Asia bahwa mereka telah menjual kurang dari 15% sahamnya di Tencent dengan harga sekitar $ 50 juta.

Menyusul pengumuman kesepakatan tersebut, saham MD Pictures diperdagangkan sekitar Rp440, naik 2,33% pada sesi perdagangan kedua. Harga sahamnya telah meningkat lebih dari 125% sepanjang tahun ini.

Di Tencent Investment, Punjabi mengatakan, “Ini adalah langkah menuju penyebaran platform digital langsung ke peluang konsumen untuk peta jalan digital. Ini adalah langkah yang berkembang secara global.

Punjabi Tencent juga mencatat bahwa ia memiliki divisi film yang telah berinvestasi dalam produksi dan distribusi film-film besar Hollywood. “Memiliki mitra dengan pengaruh global pasti akan menguntungkan kami,” tambahnya.

Perusahaan, yang telah berada di luar angkasa selama hampir dua dekade, telah memproduksi film seperti Biografi Habibi & Ainun, syair cintaDan film horor Tanur Dan Cinta. Ini telah bermitra dengan berbagai platform digital seperti Disney + Hotstar, Vedivi, Iflix, View, Netflix, Video dan Telecomcells Mastream untuk mendistribusikan film.

Punjabi melakukan serangkaian penjualan dan pembelian saham sebelum pengumuman kesepakatan. Dia menjual 1,39 miliar saham senilai Rp695,47 miliar ($ 49 juta) pada 15 Oktober, mengurangi kepemilikannya dari 23,48% menjadi 8,86%, menurut pengajuan BEI. Sebelum menjual sahamnya pada Oktober, Punjabi membeli total 799,46 juta saham pada September melalui sejumlah transaksi.

BT MT Global Media dan BT MT Graha Uthama merupakan pemegang saham pengendali di MT Pictures dengan kepemilikan 50,5%.

MD Pictures membukukan laba sebesar Rp35,98 miliar pada enam bulan pertama tahun 2021 berkat inisiatifnya untuk memasuki layanan streaming, perubahan signifikan dari kerugian sebesar Rp33,63 miliar pada tahun sebelumnya. Berkat penjualan film tersebut, penjualan perseroan meningkat dua kali lipat dari Rp56,8 miliar setahun sebelumnya menjadi Rp126,4 miliar pada Januari-Juni 2021.

READ  Food Locker melihat Indonesia

Setelah terdaftar pada tahun 2018, MD Images Mencari untuk menyerap mitra asing Sebagai investor strategis dalam upaya menciptakan nilai yang lebih besar bagi perusahaan.

Tencent menolak mengomentari cerita tersebut.

Tencent di Indonesia

Transaksi ini dianggap sebagai masuknya Tencent ke industri hiburan Indonesia. Dia telah mendukung perusahaan rintisan besar termasuk China Internet Major, investor serius di sektor teknologi Indonesia Kojek & Kodo, Tur e-Commerce P2B, Bajaj Online, Pbit.IT, dkk.

Tenson melalui unit e-commerce-nya JD.com, Juga diinvestasikan di Travaloka. Selain itu, kami telah bermitra dengan MNC Group di Indonesia untuk meluncurkan prosesor pesan bernama WeChat. Tencent juga memiliki bisnis pusat data di Jakarta melalui anak perusahaannya Tencent Cloud. Perusahaan berencana untuk membuka pusat data kedua di Indonesia pada akhir tahun 2021.

Tencent melakukan investasi besar Ruang media dan hiburan Asia Tenggara dengan mengakuisisi aset situs streaming iflix pada tahun 2020.