September 25, 2021

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Indonesia raih hasil Paralimpiade terbaik sepanjang sejarah

Jakarta. Tim Indonesia meraih sembilan medali di Paralimpiade Tokyo, termasuk dua medali emas.

Pebulutangkis Liani Ratri Oktila meraih dua medali emas dan berperan penting dalam kemenangan Indonesia – pertama dengan ganda putri SL3-SU5 Kalimatus Satya dan kedua dengan ganda campuran SL3-SU5 Hari Susanto.

Liyani, 30, meraih perak di tunggal putri SL4, begitu pula Deva Anrimusti di tunggal putra SU5.

Medali perak ketiga Indonesia diraih oleh atlet angkat besi putri Ni Nenga Vidyasih di kategori 41kg.

Secara keseluruhan, bulu tangkis memberi tim Indonesia enam medali, dengan Freddie Chettian dan Suryo Nukroho meraih perunggu di SL4 dan CU5 di tunggal putra.

Dua medali perunggu lainnya diraih oleh David Jacobs di nomor sprint 100m D37 di Saptoyoga Purnomo dan tenis meja tunggal putra DT10.

Pencapaian ini melampaui prestasi terbaik tahun 1976 di Toronto, Indonesia.

Saat Olimpiade Tokyo berakhir pada hari Minggu, Indonesia berada di urutan ke-43, lompatan besar dari posisi ke-76 di Paralimpiade sebelumnya di Rio.

Sebelum ke Tokyo, Indonesia Arnhem meraih medali emas Paralimpiade 1980.

Berita ini luar biasa dan menambah kebanggaan bagi kita semua. Presiden Djokovic Widodo mengucapkan selamat kepada para atlet Paralimpiade Indonesia yang berhasil meraih bukan hanya satu, melainkan dua medali emas Paralimpiade setelah penantian selama 41 tahun.

READ  Muslim Indonesia merayakan Idul Fitri di tengah gelombang virus yang menghancurkan