WhatsApp Mengonfirmasi Untuk Menampilkan Iklan di Dalam Tab Status Segera

Chris Daniels mengatakan bahwa iklan WhatsApp nantinya akan dipasang di tab status WhatsApp dan itu akan menjadi mode monetisasi utama untuk perusahaan serta peluang bagi bisnis untuk menjangkau orang-orang di WhatsApp

Bejagadget.com – Setelah empat tahun setelah diakuisisi Facebook, WhatsApp menjadi salah satu aplikasi messenger populer yang paling banyak digunakan.

Saat ini, setidaknya lebih dari 1,5 miliar penduduk bumi telah menggunakan platform yang pertama kali didirikan pada tahun 2009. Tapi, meski menjadi aplikasi messenger paling populer, faktanya hingga sekarang Facebook masih tidak menerima keuntungan pada platform yang satu ini.

Desas-desuspun mulai bermunculan yang mengatakan bahwa Facebook berencana untuk monetisasi layanan pesan singkat miliknya itu. Belum lama ini, sebuah laporan juga mengungkapkan bahwa WhatsApp akan segera mengizinkan iklan untuk ditampilkan di bagian “Status” pada aplikasi.

Dan sepertinya itu akan segera terjadi. Chris Daniels, yang merupakan Wakil Presiden WhatsApp telah mengkonfirmasi bahwa iklan akan segera datang ke aplikasi.

Dikutip dari laman Telecomtalk, Chris Daniels mengatakan bahwa iklan tersebut nantinya akan dipasang di tab status WhatsApp dan itu akan menjadi mode monetisasi utama untuk perusahaan serta peluang bagi bisnis untuk menjangkau orang-orang di WhatsApp.

Meski saat ini masih tidak jelas kapan iklan ini akan mulai diluncurkan ke pengguna. Tetapi jika informasi terbaru sudah benar, iOS mungkin akan menjadi yang pertama untuk menerimanya dan Android menyusul segera setelahnya.

Nantinya iklan akan didukung oleh sistem periklanan asli Facebook, dimana mereka dapat menghubungkan nomor telepon yang terdaftar dengan profil data Facebook untuk menawarkan iklan yang ditargetkan sekaligus membantu pengguna memahami dan berpartisipasi dalam bisnis menggunakan aplikasi perpesanan.

Rencana perusahaan Zuckerberg untuk memonetisasi WhatsApp sebenarnya banyak ditentang, terutama oleh para pendiri platform yang dari awal diluncurkan bebas dari iklan.

Bahkan Brian Acton yang merupakan salah satu pendiri WhatsApp mengungkapkan bahwa memonetisasi layanan pesan akan merusak elemen teknologi enkripsi sebagai keamanan dan privasi percakapan.

Source Telecomtalk

Artikel Terkait