Juli 25, 2024

Bejagadget

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta Beja Gadget, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta yang diperbarui.

Pengusaha dari China dan Indonesia bertemu untuk meningkatkan hubungan perdagangan – Xinhua

Pengusaha dari China dan Indonesia bertemu untuk meningkatkan hubungan perdagangan – Xinhua

Perwakilan Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional (CCPIT) bertemu dengan anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) selama Pertemuan Penjodohan Pasokan dan Pembelian pada 29 Maret 2023 di Jakarta, Indonesia. (Xinhua/Zulqarnain)

China adalah mitra dagang utama Indonesia, dan promosi perdagangan yang positif antara kedua negara harus terus berlanjut, terutama dalam jaringan rantai pasokan industri, kata perwakilan Direktur Pengembangan Kerjasama Ekspor Kementerian Perdagangan RI.

JAKARTA, 30 Maret (Xinhua) — Pengusaha China dan Indonesia berkumpul di Jakarta pada Rabu untuk pertemuan perjodohan pasokan dan pengadaan yang diselenggarakan oleh Dewan China untuk Promosi Perdagangan Internasional dan Sub-Dewan Perdagangan (CCPIT-CSC) untuk meningkatkan hubungan perdagangan .

“Kami telah membawa 20 peserta dari perusahaan China yang terlibat dalam produk hewan peliharaan, pakaian jadi, perhiasan, dan energi terbarukan untuk pembayaran lintas batas,” kata Xiong Canxin, kepala departemen pameran CCPIT-CSC.

China adalah mitra dagang utama Indonesia, kata perwakilan Direktur Pengembangan Kerjasama Ekspor Kementerian Perdagangan, Twinando Rampoko. Perkembangan perdagangan yang positif antara kedua negara harus terus berlanjut, terutama penguatan jaringan rantai pasok industri.

Kevin Wu, perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya para pengusaha dari kedua negara akan berkumpul dan semakin mengembangkan hubungan mereka.

Pertemuan ini merupakan rangkaian promosi CCPIT-CSC di Asia Tenggara. Grup ini akan melanjutkan tur dagangnya ke Malaysia dan Thailand.

READ  Indonesia menawarkan 10 blok migas termasuk S. China Sea pada tahun 2023